PENGUATAN LITERASI DIGITAL DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DESA MENUJU SMART VILLAGE
Keywords:
Literasi Digital; Desa Cerdas; Pengabdian Masyarakat; Teknologi Informasi; PemberdayaanAbstract
Transformasi digital merupakan tantangan sekaligus peluang dalam pembangunan desa. Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital warga Desa Kalenna Bontongape, Kabupaten Takalar. Kegiatan meliputi pelatihan, penyuluhan, dan simulasi berbasis aplikasi digital. Metode yang digunakan adalah partisipatif dengan pendekatan edukatif-aplikatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan aplikasi digital, pemahaman konsep Smart Village, dan munculnya inisiatif pembelajaran mandiri. Tantangan utama mencakup keterbatasan infrastruktur, minimnya pendamping lokal, serta rendahnya literasi digital awal. Rekomendasi utama mencakup penyediaan fasilitas belajar digital, pelatihan berjenjang, dan kolaborasi multipihak. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi berkelanjutan dan adaptif dalam menciptakan desa digital yang inklusif dan berdaya saing.
References
Bappenas. (2020). RPJMN 2020–2024. Kementerian PPN.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (2021). Peta Jalan Indonesia Digital 2021–2024. Kominfo.
Nasution, A. (2021). Transformasi Digital dan Tantangan Pembangunan Daerah. LP3ES.
Prasetyo, E., & Trisyani, Y. (2020). Literasi digital di era disrupsi. Jurnal Komunikasi dan Literasi Media, 3(1), 45–56.
Ratri, A. D., & Putri, D. M. (2022). Digitalisasi dan pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 112–121.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Kementerian Desa PDTT. (2021). Transformasi Digital Desa: Strategi dan Implementasi. https://www.kemendesa.go.id
