Tata Cara Penulisan Surat Resmi atau Surat Dinas Bagi Perangkat Kelurahan dan Warga Bonto Kio Provinsi Sulawesi Selatan

Authors

  • Muh. Saleh S Saleh S STIKES Bayangkara Makassar Author
  • Nur Aidhilah Ma’rufi Amiruddin Author
  • Roni Hakim Hakim Author
  • Erwinda Gracya Laman Universitas Kristen Indonesia Paulus image/svg+xml Author
  • Joan Gabriella Palebangan Universitas Kristen Indonesia Paulus image/svg+xml Author

Keywords:

Surat resmi; perangkat kelurahan; warga Masyarakat

Abstract

Kegiatan pelatihan tata cara penulisan surat resmi atau surat dinas bagi perangkat kelurahan dan warga Bonto Kio dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan administrasi dalam menyusun dokumen formal yang sesuai kaidah. Sebelum pelatihan dimulai, peserta mengikuti pre-test untuk mengukur kemampuan dasar. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta hanya menguasai 30-40% konsep penulisan surat resmi, terutama pada aspek struktur surat, penempatan nomor surat, penggunaan bahasa baku, serta penyusunan isi surat yang logis. Setelah mengikuti materi dan praktik penulisan, peserta diberikan post-test untuk mengetahui efektivitas pelatihan. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan capaian pemahaman meningkat menjadi 80-90%, terutama dalam kemampuan menyusun format surat, menggunakan bahasa formal, serta menata isi surat secara sistematis. Peningkatan ini menegaskan bahwa pelatihan mampu memperkuat kompetensi dasar administrasi perangkat kelurahan sehingga mereka lebih siap membuat dokumen resmi secara benar, tertib, dan sesuai kebutuhan pelayanan publik. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada perbaikan kualitas administrasi di Kelurahan Bontokio Kecamatan Minasa Te’ne dan mendorong terwujudnya tata kelola yang lebih profesional.

References

Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. (2018). Tata bahasa baku bahasa Indonesia (Edisi ke-4). Jakarta: Balai Pustaka.

Departemen Pendidikan Nasional. (2016). Pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2009 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintahan Daerah. Jakarta: Kemendagri.

Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. (2021). Pedoman tata naskah dinas instansi pemerintah. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Keraf, G. (2017). Komposisi: Sebuah pengantar kemahiran berbahasa. Jakarta: Nusa Indah.

Moeliono, A. M., & Dardjowidjojo, S. (2015). Ciri keilmuan bahasa Indonesia (Edisi revisi). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Saddhono, K., & Slamet, S. Y. (2019). Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugono, D. (2018). Ketatabahasaan dan kesantunan berbahasa. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sutopo, W. (2020). Teknik penulisan surat dinas dan administrasi perkantoran. Jakarta: Bumi Aksara.

Tarigan, H. G. (2019). Pengajaran keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Widjono, H. (2021). Bahasa Indonesia untuk penulisan karya ilmiah dan surat-menyurat resmi. Jakarta: Grasindo.

Wiryanto. (2022). Administrasi perkantoran modern. Bandung: Alfabeta.

Yusuf, M. (2021). Bahasa Indonesia administrasi: Pedoman penulisan surat resmi, laporan, dan memo. Jakarta: Prenadamedia Group.

Zamzani, Z. (2020). Bahasa Indonesia dalam komunikasi formal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2026-02-08

How to Cite

Tata Cara Penulisan Surat Resmi atau Surat Dinas Bagi Perangkat Kelurahan dan Warga Bonto Kio Provinsi Sulawesi Selatan. (2026). JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI, 6(1), 1-6. https://journal.adpertisi.or.id/index.php/jtcsa/article/view/20